Senin, 11 April 2016

Awas! Hati Hati Dengan Bulan Rajab

Loading...


KajianLagi - Salah Satu Bulan dalam kalender Hijriyah adalah bulan Rajab.  Bulan ini sangat dinanti nanti oleh kaum muslimin karena keuutamaan dan keistimewaan bulan ini, menurut bahasa Rajab berasal dari kata Tarjib yang memiliki makna Terhormat, maka tak heran  banyak kaum muslimin sangat menantikan bulan ini, dimana bulan ini adalah bulan diturunkannya perintah Sholat, sebuah perintah yang yang Allah langsung tunjukkan kepada Rasulullah. 
Awas! Hati Hati Dengan Bulan Rajab
Bulan ini diyakini bulan penuh rahmat dan berkah Allah SWT maka dari itu di bulan ini setiap muslim berlomba lomba memperbanyak amalan ibadah mulai dari puasa sampai sholat malam.  Tapi sesungguhnya Allah malah memperingatkan kepada kita tentang bulan Rajab ini, apa itu? Yuk disimak

Bulan Rajab adalah termasuk dalam Bulan Haram

Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadal Akhiroh dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman,
”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Mengenai empat bulan yang dimaksud disebutkan dalam hadits, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).
Jadi, empat bulan suci tersebut adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab.

Apa Makna dari Bulan Haram?

Dinamakan bulan haram karena dua makna:
    1. Pada bulan Rajab diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian. Maka dari itu orang jahiliyah mengharamkan mengadakan peperangan pada bulan rajab
    2. Pada bulan Rajab larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih dihindari daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amal ibadah.

      Hati-Hati dengan Maksiat di Bulan Rajab

      Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar dari pada bulan biasanya, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak. 
      Karena pada saat bulan Rajab adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Namun sekali lagi, jika dianjurkan, bukan berarti mesti mengkhususkan puasa atau amalan lainnya di hari-hari tertentu dari bulan Rajab.  Wallahua’lam bishowab.  Jadi sebaiknya kita dalam bulan ini menambah ibadah kita yang kurang seperti puasa senin kamis atau lebih bagus lagi puasa Daud, Sholat tahajud Setiap sepertiga akhir lebih ditingkatkan lagi. Jauhi perbuatan dosa kecil maupun besar karena ancaman Allah di bulan rajab ini lebih besar.